Tips sebelum kontrak rekaman

Tips buat para Pelaku yang mo rekaman, jadi sebelum signing, coba  baca dulu, dan apakah-apakah hal-hal ini udah termasuk belom:

1. Jangka waktu perjanjian

– perlindungan terhadap master rekaman itu diberikan hanya selama 50 tahun terhitung sejak 1 tahun setelah master rekaman tersebut diumumkan pertama kali.

2. kepemilikan master rekaman

– yang punya master rekaman siapa?
– harus di tulis juga lagu-lagu apa yang termasuk.
– bagaimana dengan demo rekaman, itu jadi milik siapa?
– rekaman-rekaman yang ga masuk dalam album jadi milik siapa?
– Bisa ga master rekaman di beli kembali oleh pelaku?
– klo Label pengen ngejual master rekaman, pelaku dikasih tau ga?

3. Hak atas master rekaman

Ingat hak Label cuma perbanyakan, dan dalam perjanjian, mereka akan meminta kalian untuk memberikan hak pengumuman dan perbanyakan, jadi setiap mereka melakukan pengumuman dan perbanyakan, mereka tidak perlu izin lagi.

Kalian juga mesti tau, mereka bolehnya ngapain aja.
contohnya:
– memberikan lisensi kepada pihak ketiga
– pengumuman atau perbanyakan seperti apa yang akan mereka lakukan
– apakah ada pengawasan dan perlindungan terhadap hak-hak yang timbul atas master rekaman.

4. Videoklip dan Foto

Untuk videoklip dan foto2 yang ada atau berkaitan dengan album itu menjadi hak milik siapa? dan pastikan Label sudah mempunyai segala izin dari pihak lain yang berkepentingan. Dan kalian sebagai pelaku juga telah memberikan izin pengumuman dan perbanyakan kepada Label untuk mengumumkan dan memperbanyak videoklip dan foto2

5. Promosi

untuk pengumuman lagu dan video itu gratis apa ga? jadi Label tidak perlu memberikan royalti.

6. Royalti

– Mereka memberikan royalti untuk apa aja?
– Ada advance royalti apa ga?
– Terus cara pembayarannya bagaimana?
– Cara pelaporannya bagaimana?
– Boleh ga pelaku melakukan penghitungan sendiri dengan bantuan Akuntan Publik, dan bila terdapat perbedaan,
dalam jangka waktu berapa lama Pelaku dapat memberikan keberatan atas laporan royalti.
– Pajak nya berapa persen?
– Ada potongan kuota album ga?

7. Lain-lain

– Kadang-kadang label suka rese, mereka memasukkan pasal bahwa nama pelaku itu menjadi punya label. Bahkan
hasil wawancara mereka jadi milik lable, begitu pula untuk tulisan, artikel atau buku yang dibuat oleh pelaku.
– itu semua salah, label hanya berhak atas perbanyakan master rekaman.

Credits to : Dimaz

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s