Modern Chords

By : Andrie Tidie [ http://www.gitargila.com ]

 

Modern Chords

Modern Chords

 

Una Chorda For Guitarists :

Cara Modern untuk menambah ekstensi warna pada Chords :
Bukan nya memakai Chord 7th seperti Maj7 yang akan kedengaran macam kamu sedang main di Lobby Hotel membawakan lagu lagu Lounge Lizards yang Jazzy Jazzy itu.
Ataupun voicing Min7 yang sudah umum itu serta “Barre Chord” yang akan membuat penonton capek melihat posisi jarimu yang sangat kerepotan itu.

OK, Add 9 chords memang akan selalu terdengar keren, tapi jangan sekali kali memakai Add 9 untuk chord derajat ke 3 dalam suatu Major Scale, no..can’t do ! ( eh..jangan ngomong Can’t Do- di Makassar karena itu bahasa kotor ).
Misalnya chord Emin di kunci C, jika kamu menambah Add 9 disitu maka kamu pantesnya di-nobatkan sebagai “Forrest Gump”-nya Guitarists. Kenapa ? Cari tau aja sendiri !

Instead of main itu semua voicing 7th chords yang ada di-buku buku “10.000 complete chords for dumbo”. Cara yang kewl adalah main “Super Imposed Triad over Bass Note” yang seketika akan membuat chords kamu kedengaran super kewl. Ada juga yang menyebut voicing style begini dengan nama “Hybrid Chords” atau “Slash Chords” ( tapi dijamin Slash dari Velvet Revolver itu gak main chord beginian ).

Misalnya untuk Amin kita mainkan G over A

II—–7——–7——x——–
II—–8——–8——3——–
II—–9——–5——4——–
II—–7——–7——5——–
II———————–x——-
II———————–5——-

Untuk Cmaj7 kita mainkan G over C

II—-3——10——x—————-
II—-3——12—–12—————
II—-4——12—–12—————
II—-5——10—–12—————
II—-3————–10—————-
II———————8—————-  ( Chord terakhir ini John Petrucci Dream Theater paling suka )

Untuk Chords Dom7, kita bisa foya foya dalam voicing kita, super imposed triad apa aja over root bass note asalkan yang tidak mengandung not Maj7 karena ini kan Dom dengan b7 ?

Ini yg gw selalu pakai buat G7: E over G atau pakai F over G kalau pengen lebih normal.

II—–4——0——————–
II—–5——0——————–
II—–4——1——————–
II—–5——2——————–
II————-2——————
II————-3——————

Nah, itu hanya sedikit contoh yang masih ber-orientasi Root. Selanjutnya kamu bisa mendapatkan “mileage” yang lebih jauh lagi dengan hanya melakukan inversi Root dengan 2nd inversion-nya yaitu untuk Major chord pakai 3 on bass dan untuk Minor chord pakai 5 on Bass.
Untuk Dom.chord pakai b7 on Bass ( mid register only ) dan 5 on Bass ( low register ).
Mengapa pertimbangan mid and low register ini ? Karena b7 on Bass ataupun b3 on Bass, walaupun benar secara teori akan terdengar “Muddy” ditelinga.
Hal ini sudah masuk wilayah “Scoring Orchestration” atau “Arranging”.

Anda anda yang biasa Classical Harmony and Voice Leading akan segera tau akan hal ini, bahwa interval major 2nd dan minor 3rd atau malahan 4th itu dihindari pada register Baritone dan Tenor.

Inversion : dalam Jazz ada kebiasaan yang tidak mau main Root pada lowest chord tones, kenapa ? Karena pada Gitar Jazz yang memang register-nya sudah low itu dengan pemakaian strings yang tebal macam 13 atau 14 itu sudah dekat ke wilayah register Bass Gitar.
Sehingga ngapain harus main Root sementara hal itu sudah di cover oleh Bassists ?
Mendingan jari yang satu itu dipakai untuk nambah warna ekstensi lain-nya.
Jadi voicing chord dengan 5 on Bass adalah wajib di musik Jazz.
Makanya, Jazzer2 Newbie Indonesia, buanglah Root di lowest chord tones mu itu dan ganti dengan not 5. Omit The Root !!

Sus4 Chords : Jika anda ingin kedengaran Post-Bop atau Acid ataupun Chill Out, maka eksplorasi Sus4 chords untuk segala keperluan harmony dan progresi-mu.
Super imposed Esus4 over A, Gsus4 over A etc.etc.
Ini sebenarnya adalah bermain dengan Chord Interval 4 atau 4th voicing yang bisa di geser geser sesuai chord tones serta extension yang di-inginkan.

Atau bagaimana dengan bermain Interval 5 macam di lagu “Message In A Bottle”-nya Police ?
Dalam bermain Interval 5, anda harus sangat hati hati agar tidak keluar dari Kunci Dasar lagu ataupun Modulasi kunci yang tidak di-inginkan.

Ataupun menyukai voicing dengan dominasi Tritone Interval secara paralel macam hobby-nya George Benson ?
Ataupun “Ambiguous” chord voicing yang sering di seret seret oleh Jimi Hendrix ke seluruh posisi pada neck Strat-nya ? Dengan hanya meng-target beberapa chord tones sebagai salah satu jangkarnya.

Jimi Hendrix paralel chord voicing : Interval 5 yang di geser paralel target chord tones.

II——5———————————-
II——3———–5———————
II——x—-4——2——————–
II——5—-2——x——————–
II————x——5——————–
II————5—————————-

Ataupun “Close Voicing” yang umum dipakai oleh para Gitaris Country jago jago itu ?
Close voicing pada “Piano” adalah suatu hal yang sangat sangat gampang dan umum, anak kecilpun sudah bisa mainin. Tapi pada Gitar ? Lain lagi ceritanya.
Gitar yang memang sudah rancangan-nya Open Voicing itu rada rada susah untuk main Close Voicing, tapi jika anda sering main kan close voicing macam Pat Metheny maka permainan mu akan terdengar lebih ber-kelas, ekslusive macam pake dasi bow tie.

Voicing Close yg sering dipakai di Country Guitar a’la Brent Mason or Albert Lee

A7    D7    E7
II————————————-
II—-2—–1——-3—————-
II—-2—–2——-4—————-
II—-5—–4——-6—————-
II————————————-
II————————————-

PS : Suka chord yg aneh aneh ? Ulik “Alan Holdsworth” atau “Robert Fripp”.
Aku sendiri suka yang praktis tapi asik, prinsip ku ngapain mempersulit diri sendiri dengan lagu yang pake chord mustahil kaya’ nge-stretch 6 fret macam di bukunya GIT “Superchops” itu ?
Main gitar kan buat enjoy fun, bukan buat menyiksa diri sendiri toh ?

Semua yang diatas itu bisa juga diterapkan untuk Improvisasi Lead, cukup di “Arpegiated” saja semua not not-nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s